Seperti halnya organ lain dari tubuh manusia, jantung memiliki fungsi dan cara kerja yang khusus yang dapat diibaratkan sebagai pompa pendorong sirkulasi darah ke seluruh bagian tubuh. Bila oleh sebab-sebab tertentu pompa tersebut terganggu, kinerjanya tidak akan optimal. Pada jantung, gangguan atau penyakit yang sering terjadi adalah penyakit jantung koroner.
Pada jantung, gangguan atau penyakit yang sering terjadi adalah penyakit jantung koroner, yaitu terhalangnya aliran darah di pembuluh arteri koroner yang menyupai oksigen dan nutrisi untuk menggerakkan jantung.
Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit jantung yang disebabkan penyempitan arteri koroner, mulai dari terjadinya aterosklerosis (kekakuan arteri) maupun yang sudah terjadi penimbunan lemak atau plak (plague) pada dinding arteri koroner, baik disertai gejala klinis atau tanpa gejala sekalipun.
Penyakit jantung koroner adalah suatu kelainan disebabkan oleh penyempitan atau penghambatan pembuluh arteri yang mengalirkan darah ke otot jantung. Bilamana penyempitan ini menjadi parah maka dapat terjadi serangan jantung.
Adapun penyempitan pembuluh arteri ke otak dapat menimbulkan stroke. Otot jantung diberi oksigen dan nutrisi yang diangkut oleh darah melalui arteri-arteri koroner utama yang bercabang menjadi sebuah jaringan pembuluh lebih kecil yang efisien.
Di samping itu, dinding pembuluh arteri koroner oleh sesuatu sebab dapat berkerut (spasm) dengan akibat menyempitnya saluran pembuluh secara tiba-tiba, sehingga penderita merasakan nyeri dada, bahkan sampai terjadi serangan jantung mendadak.

Kehadiran penyakit jantung koroner pada usia muda bukanlah sesuatu yang mengagetkan. Jumlah penderita penyakit jantung koroner berusia muda tidak sebanyak mereka yang berusia setengah buaya. Sekitar 3% penderita penyakit jantung koroner diperkirakan berusi di bawah 40 tahun.

